Kasus Perjudian Milik Malik Beasley Sudah Dibebaskan

kasus-perjudian-milik-malik-beasley-sudah-dibebaskan

Kasus Perjudian Milik Malik Beasley Sudah Dibebaskan. Malik Beasley, guard andalan Detroit Pistons, akhirnya bisa bernapas lega setelah dinyatakan tidak lagi menjadi target penyelidikan federal terkait kasus perjudian di NBA. Kabar ini muncul pada 22 Agustus 2025, menjelang penutupan bursa free agency, dan langsung menjadi sorotan di kalangan penggemar basket. Kasus yang sempat mengguncang kariernya saat masih membela Milwaukee Bucks pada musim 2023/2024 ini berakhir tanpa dakwaan, membuka kembali peluang Beasley untuk melanjutkan karier cemerlangnya. Apa latar belakang kasus ini, dan bagaimana dampaknya bagi masa depan Beasley? Berikut ulasan lengkapnya. BERITA LAINNYA

Siapa Itu Malik Beasley
Malik Beasley, lahir pada 26 November 1996 di Atlanta, Georgia, adalah shooting guard yang dikenal dengan akurasi tembakan tiga poinnya. Memulai karier NBA bersama Denver Nuggets setelah draft 2016 (pick ke-19), Beasley kemudian bermain untuk Minnesota Timberwolves, Utah Jazz, Los Angeles Lakers, dan Milwaukee Bucks sebelum bergabung dengan Detroit Pistons pada musim panas 2024. Di Pistons, ia tampil impresif, mencatatkan rata-rata 16,3 poin, 2,6 rebound, dan 1,7 assist per laga pada musim 2024/2025, dengan akurasi tembakan tiga poin 43 persen. Ia juga mencetak 319 tripoin dalam satu musim, rekor waralaba Pistons, dan membantu tim mencapai ronde pertama Playoff NBA 2025. Dengan tinggi 1,93 meter, Beasley dikenal sebagai penembak jitu yang mampu mengubah jalannya pertandingan, menjadikannya salah satu free agent paling diincar di musim panas 2025.

Kenapa Dia Bisa Terkena Kasus Perjudian
Kasus perjudian yang menyeret nama Beasley bermula dari laporan aktivitas taruhan mencurigakan pada musim 2023/2024, saat ia masih bermain untuk Milwaukee Bucks. Penyelidikan federal oleh Kejaksaan Distrik Amerika Serikat di Distrik Timur New York fokus pada pertandingan antara Bucks dan Portland Trail Blazers pada 21 Januari 2024. Dalam laga tersebut, peluang taruhan untuk Beasley mencatatkan kurang dari 2,5 rebound berubah drastis dari +120 menjadi -250 sebelum tip-off, menimbulkan kecurigaan dari sportsbook terkemuka. Beasley sendiri mencatatkan 6 rebound dalam pertandingan itu, memicu spekulasi adanya manipulasi taruhan.

Kasus ini mencuat di saat yang kurang tepat, karena Beasley sedang dalam negosiasi kontrak baru dengan Pistons untuk kesepakatan tiga tahun senilai $42 juta. Penyelidikan ini membuat proses negosiasi terhambat, karena Pistons dan klub lain seperti Chicago Bulls ragu untuk berkomitmen penuh. Selain itu, Beasley juga menghadapi gugatan dari mantan agensinya, Hazan Sports Management Group, yang menuduhnya melanggar kontrak pemasaran pada April 2025. Meski begitu, kuasa hukum Beasley, Steve Haney, menegaskan bahwa kliennya hanya dimintai keterangan dan bersikap kooperatif, bukan didakwa melakukan pelanggaran hukum. Kasus serupa pernah menimpa Jontay Porter, yang dilarang bermain oleh NBA karena terbukti bersalah, membuat situasi Beasley sempat terlihat genting.

Apakah Kasus Perjudian Dia Sudah Dipastikan Akan Dicabut
Pada 22 Agustus 2025, kabar baik datang bagi Beasley. Kuasa hukumnya, Steve Haney dan Mike Schachter, mengonfirmasi bahwa Beasley tidak lagi menjadi target penyelidikan federal terkait kasus perjudian. Penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Distrik Timur New York menyimpulkan bahwa tidak ada bukti kuat untuk mendakwa Beasley atas pelanggaran hukum. NBA juga menyatakan akan menghormati proses hukum dan belum memberikan sanksi apa pun kepada Beasley, berbeda dengan kasus Jontay Porter yang berujung larangan bermain. Keputusan ini membebaskan Beasley dari ancaman hukuman dan membuka kembali peluangnya di pasar free agency.

Meski begitu, gugatan sipil dari Hazan Sports Management Group masih berjalan, meski dampaknya terhadap karier Beasley dianggap minimal. Dengan statusnya yang kini bersih dari tuduhan perjudian, Beasley kembali menjadi incaran klub-klub top. Pistons, yang sempat menunda negosiasi kontrak, kini dilaporkan siap melanjutkan pembicaraan untuk mempertahankan Beasley, sementara klub seperti Bulls dan Miami Heat juga menunjukkan minat. Kepastian pembebasan dari kasus ini menjadi titik balik penting bagi Beasley untuk fokus pada performa di lapangan.

Kesimpulan: Kasus Perjudian Milik Malik Beasley Sudah Dibebaskan
Pembebasan Malik Beasley dari penyelidikan kasus perjudian menjadi angin segar bagi kariernya yang sedang menanjak. Sebagai penembak jitu yang membawa Pistons ke Playoff 2025, Beasley sempat terancam oleh tuduhan terkait taruhan pada musim 2023/2024 saat masih di Bucks. Namun, dengan konfirmasi bahwa ia tidak lagi menjadi target penyelidikan federal, Beasley kini bebas untuk melanjutkan kariernya tanpa bayang-bayang sanksi. Keputusan ini tidak hanya mengamankan masa depannya di NBA, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai free agent top di musim panas 2025. Dengan talenta dan rekam jejaknya, Beasley berpeluang besar untuk terus bersinar, baik bersama Pistons atau klub lain, membuktikan bahwa ia mampu bangkit dari tantangan di luar lapangan.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *