Pritchard Sebut Celtics Manfaatkan Kehebatan Chris Boucher. Boston Celtics sedang bersiap untuk musim NBA 2025/2026 dengan skuad yang mengalami perubahan besar, dan salah satu sorotan adalah perekrutan Chris Boucher, yang mendapat pujian dari guard Payton Pritchard. Dalam pernyataannya pada 30 Agustus 2025, Pritchard menegaskan bahwa Celtics harus memanfaatkan energi dan kehebatan Boucher untuk tetap kompetitif, meski kehilangan beberapa pemain kunci. Boucher, yang baru bergabung dengan kontrak satu tahun senilai 3,3 juta dolar AS, diharapkan mengisi kekosongan di lini depan setelah kepergian Kristaps Porzingis dan Luke Kornet. Dengan cedera Jayson Tatum yang membuatnya absen hampir sepanjang musim, peran Boucher menjadi semakin krusial. Artikel ini akan mengulas profil Boucher, alasan Pritchard menekankan pentingnya memanfaatkan kemampuannya, dan kehebatan yang dimiliki sang forward. BERITA BOLA
Siapa Itu Chris Boucher
Chris Boucher adalah forward berusia 32 tahun kelahiran 11 Januari 1993 di Castries, Saint Lucia, yang besar di Montreal, Kanada. Ia memulai karier profesionalnya setelah tak terpilih di NBA Draft 2017, menandatangani kontrak two-way dengan Golden State Warriors sebelum akhirnya bersinar bersama Toronto Raptors. Selama tujuh musim di Raptors, Boucher tampil dalam 313 pertandingan, dengan rata-rata 9,2 poin, 5,5 rebound, dan 1,1 blok per laga. Ia juga memenangkan gelar NBA 2019 sebagai bagian dari skuad Raptors. Boucher pernah bermain bersama Payton Pritchard di Oregon Ducks pada musim 2016/2017, membantu tim mencapai Final Four NCAA. Setelah dilepas Raptors di musim panas 2025, ia bergabung dengan Celtics untuk mengisi kebutuhan akan pemain bertubuh besar. Dengan tinggi 2,06 meter dan rentang lengan panjang, Boucher dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu bermain sebagai power forward atau center.
Mengapa Pritchard Harus Bisa Memanfaatkan Kemampuan Chris Boucher
Payton Pritchard, yang baru saja memenangkan penghargaan Sixth Man of the Year 2024/2025, menyoroti pentingnya memanfaatkan energi Boucher untuk menjaga daya saing Celtics. Menurut Pritchard, Boucher memiliki kemampuan untuk mengubah momentum pertandingan dengan kecepatan dan intensitasnya. Celtics berada dalam situasi sulit setelah melepas Jrue Holiday ke Portland Trail Blazers dan Kristaps Porzingis ke Atlanta Hawks, ditambah cedera Achilles yang membuat Jayson Tatum absen panjang. Dengan Al Horford yang belum menandatangani kontrak baru, Boucher menjadi salah satu opsi utama di lini depan. Pritchard, yang kini diproyeksikan menjadi starter bersama Derrick White dan Jaylen Brown, melihat Boucher sebagai kunci untuk mempertahankan identitas tim yang agresif. Pengalaman mereka bersama di Oregon, di mana Boucher dikenal tak pernah lelah, membuat Pritchard yakin bahwa gaya bermain Boucher bisa membantu Celtics tetap bersaing di Wilayah Timur, meski tanpa Tatum.
Kemampuan Apa Yang Dimiliki Oleh Pemain Chris Boucher Ini
Chris Boucher dikenal karena energi tinggi dan kemampuan serba bisa di lapangan. Ia memiliki kecepatan luar biasa untuk ukuran seorang big man, memungkinkannya berlari cepat dalam transisi dan mendominasi fast break. Musim lalu bersama Raptors, ia mencatatkan 176 steal, menempatkannya di peringkat kedua di tim, menunjukkan insting defensif yang tajam. Boucher juga andal dalam shot-blocking, dengan rata-rata 1,1 blok per laga, sering kali mengacaukan serangan lawan di paint. Selain itu, ia mampu menembak dari luar, dengan akurasi three-point 33% selama kariernya, menjadikannya ancaman di pick-and-pop. Di sisi ofensif, Boucher sering menghasilkan poin dari putback dan dunk spektakuler, seperti yang pernah ia tunjukkan saat melawan Miami Heat pada Februari 2025. Kelebihan lainnya adalah ketahanannya; ia jarang absen karena cedera, tampil dalam 76 laga musim lalu. Kombinasi ini membuat Boucher ideal untuk mengisi peran starting forward atau center di Celtics, terutama dalam formasi small-ball yang diusung pelatih Joe Mazzulla.
Kesimpulan: Pritchard Sebut Celtics Manfaatkan Kehebatan Chris Boucher
Pujian Payton Pritchard terhadap Chris Boucher menegaskan peran penting sang forward dalam ambisi Boston Celtics untuk tetap kompetitif di musim NBA 2025/2026. Boucher, dengan pengalaman di NBA dan kemampuan serba bisa, menjadi tambahan krusial bagi skuad yang kehilangan beberapa bintang. Pritchard, yang mengenal Boucher sejak masa kuliah di Oregon, menekankan energi dan kecepatan sang pemain sebagai kunci untuk mengubah dinamika permainan. Dengan kemampuan defensif, tembakan luar, dan intensitas tinggi, Boucher bisa menjadi faktor penentu di lini depan Celtics, terutama tanpa Jayson Tatum. Jika Mazzulla mampu mengintegrasikan Boucher dengan baik dalam sistem tim, Celtics berpeluang tetap menjadi penantang kuat di Wilayah Timur. Laga pembuka melawan New York Knicks pada Oktober 2025 akan menjadi ujian awal untuk melihat seberapa besar dampak Boucher, sekaligus membuktikan keyakinan Pritchard bahwa kehebatannya bisa membawa Celtics jauh.