Putra Dennis Rodman Ingin Bersaing di Liga NBA

putra-dennis-rodman-ingin-bersaing-di-liga-nba

Putra Dennis Rodman Ingin Bersaing di Liga NBA. Dunia basket kembali diramaikan dengan kabar bahwa putra legenda NBA Dennis Rodman tengah menarik perhatian di musim keduanya di liga profesional. Setelah menunjukkan potensi besar sebagai rookie, pemain muda ini kini bertekad untuk membuktikan diri di panggung NBA. Dengan nama besar ayahnya yang selalu menjadi sorotan, ia berusaha mengukir jalannya sendiri di liga paling kompetitif di dunia. Siapa putra Rodman ini, seberapa hebat kemampuannya, dan apa yang mendorongnya untuk bersaing di level tertinggi? Mari kita ulas lebih dalam. BERITA BOLA

Siapa Nama Putra Dennis Rodman
Putra Dennis Rodman yang tengah menjadi perbincangan adalah DJ Rodman, nama lengkapnya Dennis Thayne “DJ” Rodman Jr. Lahir pada 25 April 2001 di Newport Beach, California, DJ adalah anak dari Dennis Rodman, mantan bintang NBA yang terkenal dengan lima gelar juara bersama Detroit Pistons dan Chicago Bulls. DJ memulai perjalanan basketnya di Corona del Mar High School sebelum melanjutkan ke Washington State University dan kemudian transfer ke USC (University of Southern California) untuk musim kuliah terakhirnya. Pada 2024, ia masuk NBA sebagai undrafted free agent dan menandatangani kontrak dengan Los Angeles Clippers untuk Summer League, sebelum akhirnya bergabung dengan Capital City Go-Go, afiliasi G League dari Washington Wizards. Dengan tinggi 6 kaki 6 inci dan berat 225 pon, DJ bermain sebagai small forward, mengandalkan atletisme dan kemampuan bertahan yang mengingatkan pada gaya ayahnya.

Sehebat Apa Putra Dennis Rodman
DJ Rodman telah menunjukkan potensi besar meski belum mencapai level superstar. Di musim rookie-nya di G League pada 2024/25, ia mencatatkan rata-rata 10,2 poin, 6,1 rebound, dan 1,8 assist per laga dengan akurasi tembakan 42% dari lapangan. Kemampuan bertahannya menonjol, dengan rata-rata 1,2 steal dan 0,8 block per pertandingan, menunjukkan naluri defensif yang diwarisi dari ayahnya. Di USC, ia mencatatkan rata-rata 8,4 poin dan 5 rebound per laga, dengan puncak performa saat mencetak 20 poin melawan Arizona State. Meski belum memiliki ketajaman menyerang seperti bintang NBA top, DJ dikenal karena kerja keras, kemampuan membaca permainan, dan fleksibilitas di kedua sisi lapangan. Ia sering dibandingkan dengan ayahnya karena intensitasnya di pertahanan, tetapi DJ juga menunjukkan kemampuan menembak tiga angka (35% di G League) yang tidak dimiliki Dennis Rodman. Performa solidnya di Summer League 2024, di mana ia mencetak 15 poin dan 7 rebound dalam laga melawan Denver Nuggets, membuatnya dilirik sebagai kandidat untuk roster utama NBA.

Apa Yang Membuat Dia Ingin Bersaing di Liga NBA
Keinginan DJ Rodman untuk bersaing di NBA didorong oleh kombinasi ambisi pribadi dan warisan keluarga. Meski membawa nama besar Dennis Rodman, DJ berulang kali menyatakan bahwa ia ingin dikenal karena kemampuannya sendiri, bukan hanya sebagai “putra Rodman.” Tekad ini terlihat dari perjuangannya sebagai undrafted player, di mana ia harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat di G League. Motivasi utamanya adalah membuktikan bahwa ia bisa sukses di level tertinggi, terutama setelah dilepas dari akademi beberapa tim saat remaja. Selain itu, persaingan ketat di NBA mendorongnya untuk terus meningkatkan keterampilan menyerang, khususnya tembakan luar dan playmaking, untuk melengkapi kemampuan bertahannya. DJ juga terinspirasi oleh keberhasilan ayahnya, yang dikenal sebagai salah satu rebounder terbaik sepanjang masa meski berposisi sebagai forward. Dukungan dari pelatih Capital City Go-Go, yang memujinya karena “energi tanpa henti” di lapangan, juga memperkuat ambisinya. Dengan kontrak dua arah yang memungkinkannya bermain di NBA dan G League, DJ melihat musim 2025/26 sebagai kesempatan emas untuk masuk roster utama Wizards atau klub lain.

Kesimpulan: Putra Dennis Rodman Ingin Bersaing di Liga NBA
DJ Rodman, putra legenda NBA Dennis Rodman, sedang mengukir jalannya sendiri di dunia basket profesional dengan tekad kuat untuk bersaing di NBA. Meski belum mencapai level bintang, performa solidnya di G League dan kemampuan bertahan yang mengesankan menunjukkan potensi besar. Didorong oleh keinginan untuk membuktikan diri di luar bayang-bayang ayahnya, DJ terus mengasah keterampilannya untuk meraih tempat di liga paling kompetitif di dunia. Dengan musim 2025/26 yang baru dimulai, semua mata tertuju pada apakah ia bisa memanfaatkan kontrak dua arahnya untuk menembus roster utama. Perjalanan DJ adalah bukti bahwa bakat dan kerja keras bisa membuka pintu, bahkan dengan nama besar yang membawa ekspektasi tinggi. Akankah ia menjadi bintang baru di NBA, atau hanya sekadar pewaris nama Rodman? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi semangatnya untuk bersaing sudah tak diragukan lagi.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *